Banjir selalu menjadi momok tahunan bagi warga di sebagian wilayah selatan Kabupaten Sidoarjo. Durasi banjir yang cukup panjang hingga berminggu bahkan bulan menimbulkan masalah tersendiri bagi kehidupan khususnya warga Desa Kupang Kecamatan Jabon. Banjir akibat limpahan dari wilayah Kabupaten Pasuruan ini merendam wilayah cekungan yang meliputi 3 dusun di Desa Jabon antara lain Dusun Penumpukan, Semambung, dan Kupang Kidul. Hasil inspeksi komisi C DPRD Sidoarjo banjir ini merupakan luapan dari 3 sungai yakni Sungai Kedunglarangan, Sungai Golondoro, dan Sungai Wranti yang mengalami pendangkalan ditambah dengan tidak berfungsinya drainase-drainase di wilayah tersebut.

Untuk itu dewan mendesak Pemkab Sidoarjo untuk serius menangani banjir tahunan, karena secara anggaran pemerintah sangat mampu untuk melakukan normalisasi sungai dan memperbaiki saluran drainase.

Menurut anggota komisi C dari fraksi PKS Aditya Nindyatman dalam rapat dewan beberapa waktu yang lalu, DPRD memberi rekomendasi kepada Pemkab Sidoarjo dalam hal ini Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) untuk segera :

  1. Membuat masterplan penanganan banjir wilayah selatan termasuk di dalamnya desa-desa yang tiap tahun mendapat banjir kiriman dari wilayah tetangga (Pasuruan).
  2. Setelah dihasilkan masterplan, segera susun perencanaan APBD Sidoarjo yang memprioritaskan program kerja yang menjadi turunan masterplan penanganan banjir wilayah selatan tersebut.
  3. Membuat MOU dengan Kabupaten Pasuruan untuk melakukan program-program kerja yang disepakati dalam penanganan banjir tiap tahunnya

Salah satu dampak sekunder dari banjir yang rutin merendam wilayah selatan Sidoarjo ini banyak infrastruktur jalan umum rusak parah dan kerap timbulkan kemacetan. Banyak protes yang di lakukan oleh warga setempat maupun warga yang melintas kepada pemerintah, bahkan tak jarang kekesalan mereka menjadi viral di media sosial. Dewan berharap pemerintah kabupaten lebih serius dalam menangani banjir tahunan. /DM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *